Maraknya tawaran kerja freelance dengan janji cuan cepat dan komisi besar kembali menelan korban. Modus yang sering beredar melalui grup Telegram atau platform digital lain ini menyasar masyarakat dengan iming-iming pekerjaan freelance yang mudah, seperti dropshipper atau pemrosesan pesanan fiktif. Sekilas terlihat meyakinkan dan profesional, namun di baliknya terdapat skema penipuan yang dirancang untuk menguras dana korban secara bertahap.
Penipuan biasanya diawali dengan ajakan bergabung ke grup chat yang menawarkan lowongan kerja dengan komisi yang tinggi. Korban kemudian diminta menyelesaikan tugas-tugas sederhana. Pada tahap awal, korban benar-benar menerima komisi kecil, sehingga kepercayaan pun terbentuk. Namun jebakan dimulai ketika korban diminta melakukan deposit atau top up dengan alasan sebagai modal untuk menyelesaikan pesanan berikutnya. Nilai deposit ini terus meningkat dengan janji saldo dan komisi akan dicairkan sekaligus setelah semua tugas selesai. Modus tersebut berlanjut hingga korban tidak dapat membayar deposit dan penipu memblokir korban. Untuk itu, agar Anda dapat lebih hati-hati, kenali alur modus pinjol dan paket bermasalah seperti dibawah ini:
1. Umpan Manis Lowongan (Recruitment)
Korban diajak bergabung ke grup Telegram atau platform chat lain yang menawarkan pekerjaan freelance dropshipper atau pemesanan fiktif dengan janji komisi yang menggiurkan
2. Tugas Awal Membangun Kepercayaan (The Hook)
Korban diminta menyelesaikan tugas mudah, seperti meneruskan pesanan (forward order) dari pembeli ke penjual melalui situs web palsu. Setelah 1-2 tugas awal diselesaikan, korban benar-benar menerima komisi kecil, yang membuat mereka percaya bahwa pekerjaan ini nyata
3. Jebakan Deposit dan Top Up (The Trap)
Memasuki pesanan berikutnya (biasanya setelah pesanan ketiga), korban diberitahu bahwa mereka harus melakukan top up atau deposit ke rekening penipu. Deposit ini diklaim sebagai modal untuk menyelesaikan pesanan dari pembeli
4. Siklus Deposit yang Membengkak (Escalation)
Setelah menyetor deposit, korban diminta menyelesaikan tugas lain dengan iming-iming semua saldo (deposit awal + komisi) akan dicairkan sekaligus setelah semua tugas selesai. Namun, nilai deposit yang diminta penipu untuk tugas berikutnya akan terus meningkat drastis hingga korban tidak sanggup lagi menyetor
5. Saldo Ditahan (The Final Blow)
Saat korban kehabisan modal dan tidak mampu menyetor deposit lagi, penipu akan mencari-cari alasan (misalnya, melanggar aturan, bug sistem) untuk menahan semua saldo (termasuk deposit yang sudah disetor dan komisi fiktif) dan memblokir akses korban. Uang korban pun raib sepenuhnya.
Maka dari itu, untuk menghindari jebakan lowongan freelance palsu kita dapat menghindari lowongan pekerjaan dengan ciri-ciri:
Perlu diingat pekerjaan nyata adalah yang membayar Anda, bukan yang meminta Anda membayar mereka. Dengan memahami jebakan lowongan freelance palsu dan mengetahui ciri-cirinya, Anda dapat menjaga uang dan tabungan dari penipu yang tidak bertanggungjawab.
Jika Anda merasa menjadi sasaran penipuan, segera hubungi customer service SeaBank melalui telepon di 1500 130 atau cek media sosial SeaBank untuk pengumuman resmi dari SeaBank.
PT Bank Seabank Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)