Di era digital saat ini, kebutuhan untuk tetap terhubung dengan jaringan internet sudah menjadi prioritas utama. Kita sering kali merasa panik saat baterai ponsel mulai lemah atau kuota internet menipis ketika berada di tempat umum seperti bandara, pusat perbelanjaan, atau kafe. Fasilitas pengisian daya (charging station) dan Wi-Fi gratis memang sangat membantu, namun fasilitas tersebut juga bisa menjadi pintu masuk bagi para pelaku kejahatan siber untuk mencuri data pribadi Anda.
Niat hati ingin baterai penuh atau hemat kuota, namun keteledoran kecil bisa berujung pada kerugian besar. Hanya dalam hitungan menit saat ponsel terhubung ke port yang salah atau jaringan yang tidak aman, data sensitif Anda bisa berpindah tangan.
👀 Kenali Modus: Bagaimana Data Anda Dicuri?
Ada dua modus utama yang sering digunakan oleh peretas di area publik:
1. Juice Jacking (Eksploitasi Port USB)
Banyak fasilitas umum menyediakan port USB yang bisa langsung digunakan tanpa kepala charger. Namun, port USB dirancang untuk dua fungsi: mengisi daya dan mentransfer data. Peretas bisa memodifikasi port tersebut untuk menanamkan malware atau menyalin informasi dari ponsel Anda secara otomatis saat kabel dicolokkan.
2. Rogue Wi-Fi (Jaringan Palsu)
Peretas sering membuat jaringan Wi-Fi dengan nama yang meyakinkan untuk memancing orang agar terhubung. Begitu Anda masuk ke jaringan tersebut, peretas dapat memantau seluruh aktivitas internet Anda, termasuk mencuri username, password, hingga informasi kartu kredit yang Anda masukkan.
🛡️ Solusi: Tips Tetap Aman di Tempat Umum
Jangan biarkan diri Anda menjadi target berikutnya. Lakukan langkah pencegahan ini untuk melindungi privasi Anda:
Jika kamu merasa menjadi sasaran penipuan, segera hubungi customer service SeaBank melalui telepon di 1500 130.
⸻
PT Bank Seabank Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)